Dari Elyon untuk Indonesia

Dari Elyon untuk Indonesia

Bangsa Indonesia sudah memberikan segalanya untuk kita. Ketenangan, melimpahnya bahan makanan, hingga layanan masyarakat. Sejatinya, kita, tiap insan yang hidup di dalamnya, memberikan tanda cinta untuk bangsa yang telah merdeka 78 tahun ini.

Berangkat dari rasa cinta tanah air dan keinginan berbagi buah pikir, Keluarga Elyon Christian School ingin memberikan kontribusi untuk Indonesia, lewat buku Dari Elyon untuk Indonesia. Hiruk-pikuk proses pembelajaran tak menyurutkan semangat untuk mengabdi pada Ibu Pertiwi. Goresan kata yang dikukuhkan dalam 200 halaman buku, berhasil mereka selesaikan, dan terpublikasikan pada 2022.

Jika melihat isi buku ini dari awal hingga akhir, rasa ‘Bhinneka Tunggal Ika’ sangatlah kental terasa dalam setiap babnya. Topik di halaman demi halaman pun sangatlah beragam. Cerita-ceritanya juga sangat ‘Indonesia’ Mulai dari kebudayaan, kuliner, tips kehidupan, hingga goresan kuas yang membentuk ilustrasi.

Buku yang disunting oleh Fanny Lesmana dan Asthararianty ini bukan hanya kerja satu-dua orang semata. Belasan guru dan staf, hingga puluhan murid tak mau ketinggalan untuk menorehkan karya terbaiknya di buku terbitan Zifatama Jawara ini. Tak sampai di situ, kehadiran beberapa karya dari orang tua murid juga jadi penanda bahwa seluruh pihak dalam ekosistem pendidikan di Elyon Christian School, tak luput untuk berpartisipasi memajukan Bangsa Indonesia.

Dari aspek visual, desain sampul karya Asthararianty ini kaya akan beragam ilustrasi. Tentunya beragam ilustrasi itu menggambarkan Indonesia dari berbagai daerah, yang semakin menguatkan pesan dari buku ini. Di bagian isi, buku ini tak melulu berisikan kata-kata. Aneka karya visual, dimulai dari foto hingga ilustrasi, turut hadir dalam karya tersebut.

Karya-karya yang dihasilkan ini bisa dikatakan sebagai pondasi bagi pendidikan di Indonesia. Di tengah gempuran informasi audio visual di berbagai arah, kehadiran orang-orang yang berkenan untuk menulis, menjadi titik awal agar literasi membaca, serta kemauan menulis bisa terus hidup di masa depan.

 

“Semua orang BISA menulis! Ini adalah semangat yang kami usung dan coba sebarkan ke sebanyak mungkin orang. Ada begitu banyak ide dan cerita yang tidak pernah dibagikan kepada orang lain, hanya dibiarkan mengendap begitu saja dalam hati maupun pikiran kita.”

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *