Natalku, Natalmu

Meski hujan acap kali turun di Desember, kehangatan Natal selalu mengalahkan dinginnya udara pada bulan itu. Senyum dan tawa anak-anak bagaikan lilin yang menghangatkan sebuah keluarga. Ditambah lagi dengan panjangnya libur membuat kehadiran setiap penghuni rumah begitu dinanti dalam bulan ini.

Kemeriahan Natal ini juga ingin dibagikan oleh 11 adik-adik dari SD Kristen Gloria II Surabaya lewat buku berjudul Natalku, Natalmu. Sebelum tiap cerita mereka disatukan menjadi buku setebal 58 halaman, insan-insan penerus bangsa ini dibekali oleh Fanny Lesmana dan Natalia Mandiriani cara menulis cerita yang nyaman untuk dibaca.

Pertemuan demi pertemuan mereka lalui. Di akhir sesi, mereka harus mengumpulkan satu cerita Natal yang mereka suka. Ada yang berkisah tentang liburan di luar negeri, berkumpul lewat virtual karena pandemi, hingga kisah patah tulang menjelang Natal. Jika menyimak cerita demi cerita dalam buku terbitan Zifatama Jawara ini, Kawan akan merasakan atmosfer kembali ke masa kanak-kanak. Bahasanya lugu. Kata demi kata ditulis sederhana, apa adanya.

                Dari sisi visual, detail yang ada di desain sampul memberikan ‘bocoran’ beberapa cerita yang ada di dalam buku ini. Asthararianty sebagai desainer turut memberikan kesan kehangatan Natal, lewat warna-warna hangat yang digunakan dalam ilustrasinya. Tak sampai di situ, sebelum memasuki setiap bab buku, pembaca akan disuguhi beragam ilustrasi karya dari Priscilla Christy Rikhana, Jennifer Persis, dan Audi Wibisono, yang menggambarkan cerita adik-adik SD Kristen Gloria II.

Lewat buku ini, pembaca juga dapat menarik refleksi, bahwa menulis bisa dilakukan setiap orang. Meski awalnya terasa sulit, jika ada kemauan, pasti akan ada jalan.  Tak hanya itu, lewat cerita adik-adik ini, kita bisa merasakan bahwa Natal adalah momen spesial bagi mereka. Natal adalah momen yang dirindukan. Bagi orang dewasa kita bisa bercermin, bahwa terkadang kita harus memprioritaskan waktu untuk orang-orang terdekat.

“Semangat yang tidak pernah menyerah. Semangat untuk menyelesaikan apa yang telah dimulai. Keduanya merupakan hal-hal baik yang perlu diletakkan pada mental setiap anak bangsa sejak mereka pada usia belia.”
Fanny Lesmana

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *