Sabdono Prawiro Hadiredjo, Misionaris Lokal di Gunung Muria

Penulis: Firnoyoso, M.Th.
Editor: Fanny Lesmana
Lay Out dan Cover: Wisnu
Tahun terbit: 2022
Penerbit: Zifatama Jawara
Tebal buku: 150 halaman
ISBN: 978-623-6448-46-5

 

Tidak audio menggelegar untuk mengumandangkan khotbah. Tidak ada ruangan gereja ber-AC. Tidak ada musik penuh harmoni. Kemewahan beribadah tersebut tak dirasakan oleh Sabdono Prawiro Hadiredjo saat melayani Tuhan

Laki-laki yang akrab dipanggil Pak’e ini hidup dengan keterbatasan dalam ‘kacamata manusia’. Pekerjaan sampingan seperti penangkap ikan, pelayan kesehatan, hingga penjaga keamanan, pernah ia rasakan ketika menyebarkan firman di tanah Jawa. Meski dalam keterbatasan, berkat sebagai penjala manusia patut untuk disematkan kepadanya. Dalam menyebarkan firman, orang-orang dari yang berbeda keyakinan, hingga penguasa ilmu hitam, dapat ia layani dengan baik.

Kehadirannya di tengah masyarakat juga tak sekadar melayani Tuhan semata. Beragam aktivitas yang Pak’e dan juga Mak’e (istrinya) lakukan, sangatlah bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai contoh, pada 1968, sebuah bendungan yang dinamakan Bendungan Elim di Jepara, diresmikan dan digunakan untuk mengairi persawahan milik masyarakat. Gagasan pembangunan tersbut diprakarsai oleh Pak’e. Banyak rintangan finansial, perizinan, hingga kerusakan bangunan yang dihadapi ketikam membangun bendungan tersebut. Tetapi, atas keteguhan hati serta perpanjangan tangan Tuhan lewat orang-orang yang Ia pilih, bendungan tersebut bisa bermanfaat hingga saat ini.

Hidup sederhana, sabar, berserah kepada Tuhan, hingga rendah hati, merupakan sebagian kecil nilai yang bisa didapatkan dari sosok misionaris yang sebagian kisah kehidupannya terpatri dalam buku ini. Dikemas dengan bahasa yang sederhana serta desain sampul yang mencuri perhatian, buku ini sangat relevan untuk Kawan yang ingin mencari bacaan ringan dan inspiratif.

Di akhir buku ini, turut terlampir catatan sejarah yang dituangkan dalam bentuk visual. Ada pula satu kisah mengenai Pak’e dan Mak’e mempersiapkan kebutuhan untuk momen kematiannya. Bagaimana bisa? Kawan bisa membacanya langsung untuk mengetahui ceritanya 🙂

“Apabila seorang hamba Tuhan yang dikisahkan dalam buku ini telah berhasil dalam kehidupan keluarga maupun pelayanannya, itu bukan karena kekuatannya sendiri, melainkan karena kebesaran dan keajaiban kuasa Tuhan Yesus Kristus sang Juru Selamat manusia yang dilayaninya.”
Firnoyoso, M.Th.

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *