Penulis : Kim Sang-hyun
Tahun terbit : 2020
Penerbit : Haru
Jumlah halaman : 168 halaman
ISBN 978-623-7351-54-2

Setiap cerita dalam buku ini memberi kita kesempatan untuk melakukan refleksi diri. Kim Sang-hyun dengan ringan menceritakan kejadian dalam hidupnya, dimana itu memberikan sebuah perenungan atau kenangan yang melekat dalam dirinya. Semuanya dijadikan pembelajaran hidup untuk bertumbuh dewasa. Pada akhir tiap potongan kisah dan perenungan singkat, pembaca seakan-akan diajak untuk bercakap-cakap dengan penulis. 

Membaca “Siapa yang Datang ke Pemakamanku Saat Aku Mati Nanti?” memantik banyak pertanyaan tentang kehidupan yang sedang dijalani hari ini. Mengajak pembaca untuk bertanya pada diri :  Apakah saya sudah hidup cukup baik sampai ada orang yang mau datang? Apakah teman terbaik saya akan datang? Atau, apakah malah orang yang selama ini saya berikan label ‘lawan’ yang datang dan menangis paling kencang?

Buku ini juga menyiratkan tiga pesan. Pertama adalah harapan agar kita bahagia. Kedua, harapan untuk menjadi orang baik agar dapat dikelilingi oleh orang-orang baik. Ketiga adalah bahwa pada akhirnya kita semua hanyalah manusia biasa.

Kim Sang-hyun menulis karya yang membuat pembaca menyadari bahwa sesungguhnya kesusahan itu datang sebagai pendorong diri kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Juga mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki peran dan kekhawatirannya masing-masing, tidak ada seorang pun yang baik-baik saja. Bukan pula tugas kita untuk membuat semua orang bahagia. Satu-satunya kebahagiaan yang perlu dipupuk adalah di dalam diri sendiri. (Ripta P.)

Continue Reading

Penulis: John Gray Tebal buku: 286 hlm Penerbit: HarperCollins Tahun terbit: 1992 Buku ini merupakan karya pertama John Gray, yang merupakan konselor hubungan, yang menjadi best seller sepanjang masa dan…

Aku jelas tak tahu cara memulai tulisan ini. Andai saja tanganku bisa mengekspresikan isi hatiku. Dalam kesendirian dan kekhawatiran. Aku menghibur diriku dan menyeka air mataku seorang diri. Ketakutan yang…